Bet365 cadangan situs - Bet365 cadangan situs

Biden Salah Ucap soal Taiwan, Timbulkan Kek「American Lottery Online」hawatiran di China dan Asia

  • 时间:
  • 浏览:0

AmerAmerican Lottery Onlineican Lottery Onlineamerican Lottery Onlinebaca juga: Ditanya Apakah Bakal Melindungi Taiwan dari China, Biden: Yes

Biden bersiAmerican Lottery Onlinekeras apa yang American Lottery Onlineterjadi di Afghanistan tidak berhubungan dengan komitmen AS kepada Taiwan, Korea Selatan, dan NATO.

Ketika ditanya CNN pada Kamis (21/10/2021), apakah Amerika Serikat bersedia dan mampu membela Taiwan jika terjadi serangan oleh China, Biden menjawab: "ya dan ya."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Kami membuat komitmen suci pada Pasal 5 (perjanjian NATO) bahwa jika, pada kenyataannya, ada orang yang menyerang atau mengambil tindakan terhadap sekutu NATO kami, kami akan merespons," kata Biden.

Lebih lanjut saat ditanya oleh moderator apakah itu berarti AS akan membela Taiwan jika China menyerang, Biden berkata: "Ya, kami memiliki komitmen untuk melakukan itu."

Ketika menjabat Wakil Presiden AS pada 2013, Joe Biden bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.

Kementerian Pertahanan China telah mengajukan protes atas perjalanan kapal perang AS di perairan antara China dan Taiwan

Seorang pejabat pemerintahan AS mengklarifikasi, seraya mengatakan "kebijakan AS berkaitan dengan Taiwan tidak berubah." Analis mengatakan Biden tampaknya "salah bicara."

"China, Rusia, dan seluruh dunia tahu bahwa kami memiliki militer paling kuat dalam sejarah dunia," jawab Biden.

"Sama dengan Jepang, sama dengan Korea Selatan, sama dengan Taiwan," kata Biden.

Sekali lagi, juru bicara Gedung Putih mengklarifikasi setelah Biden berbicara bahwa tidak ada perubahan dalam kebijakan AS terkait Taiwan, kerja sama pertahanan terus dilakukan di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan, yang disahkan Kongres pada 1979, ketika Amerika Serikat dan Republik Rakyat China menjalin hubungan diplomatik.

Menurut undang-undang tersebut, Amerika Serikat "harus mempertahankan kapasitas untuk melawan segala upaya kekerasan atau bentuk paksaan lain yang akan membahayakan keamanan atau sistem sosial atau ekonomi rakyat Taiwan."

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pada Agustus lalu, stasiun televisi ABC bertanya kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden tentang laporan media China, yang merujuk pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban sebagai bukti bagi Taiwan, betapa Washington tidak bisa diandalkan.

Baca juga: AS Ralat Klaim Joe Biden Akan Lindungi Taiwan