Bet365 cadangan situs - Bet365 cadangan situs

Permintaan Pupuk NPK Meningkat, Produsen Yakin Capai Target Penj「Formal betting platform」ualan

  • 时间:
  • 浏览:0

"KFormFormFormal betting platformal betting platformal betting platformami optimistis mencapai target penjualan tahun 2021. Tahun ini, kami berharap bisa meraih pendapatan Rp 1,8 triliun," ujar Yahya dalam keterangan Senin (6/9/2021).

Melihat hal itu, tambahnya, rencana peningkatan kapasitas produksi Saraswanti terus digulirkan. Targetnya, pada awal kuartal II 2022, total kapasitas produksi terpasang perusahaan akan bertambah menjadi 700.000 ton per tahun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan pupuk NPK disebut dalam tren peningkatan. Hal ini tentu saja dapat dikaitkan dengan kegiatan pertanian dan perkebunan besar, hingga tanaman hias. 

Baca juga: Cara Memberikan Pupuk NPK 16-16-16 pada Tanaman Aglonema

"Permintaan pupuk NPK saat ini terus mengalami peningkatan. Secara organik dari kebutuhan dalam negeri meningkat. Banyak sekali perkebunan besar yang melakukan pergeseran (shifting) dari pupuk tunggal ke NPK," terang Yahya.

Baca juga: Ini Cara Membaca Angka dan Huruf di Pupuk NPK

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Pelonggaran PPKM akan sangat berpengaruh bagi kelancaran logistik. Kami berharap ke depan kegiatan bisnis kembali berjalan lancar," tuturnya.

Seiring penjualan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 20,93 persen dari sebesar Rp 44,28 miliar di semester I-2020 menjadi Rp 53,55 miliar di semester I-2021.

Produsen pupuk NPK PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk pun optimistis pertumbuhan kinerja hingga akhir 2021 akan sesuai dengan target. Direktur Utama PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk Yahya Taufik mengatakan, optimisme ini seiring membaiknya harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Bahkan, harga CPO menyentuh angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini praktis meningkatkan aktivitas di perkebunan sawit yang mendorong permintaan pupuk NPK.

Sepanjang semester I-2021 Saraswanti membukukan penjualan mencapai Rp711,88 miliar, tumbuh 14,10% dibanding realisasi periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 623,86 miliar.

Selain itu, optimisme perseroan juga ditopang oleh mulusnya upaya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah dan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).