Bet365 cadangan situs - Bet365 cadangan situs

Macau Online Casino_Dutch online casino_Sorong (Indonesia) Casino_Indonesian Sports_188BET

  • 时间:
  • 浏览:0

SThe stronThe strongest baccarat playgest bThe strongest baccarat playaccarat playaat pertama kali bertemu The strongest baccarat playdengan orang lain, bisa jadi kamu (dan juga orang lain) tidak benar-benar menjadi dirimu sendiri. Kamu akan merasa canggung, malu, takut, cemas, gugup, dan banyak lagi emosi negatif yang lainnya. Padahal sejatinya, kamu bukanlah orang yang sependiam atau semalu itu.

Tak berbeda dengan kita, orang-orang selalu membutuhkan waktu untuk menyingkap diri mereka yang sebenarnya kepada orang lain. Satu orang bisa butuh waktu yang lebih lama dari yang lain. Karena itu, berhentilah menghakimi orang lain berdasarkan pertemuan pertama. Bersabarlah untuk bisa menyelami dan mengenali keunikan masing-masing pribadi. Kamu nggak akan pernah tahu betapa luar biasanya orang lain kalau enggan bercengkrama dengan mereka, ‘kan?

Layaknya buku yang memiliki banyak bab, manusia juga memiliki banyak sisi pada dirinya. Berbagai macam sisi inilah yang membuat manusia itu unik dan berbeda satu sama lain. Pertemuan pertama hanyalah seperti membuka halaman pertama dari sebuah buku yang tidak akan pernah habis kamu baca.

perlu waktu untuk benar-benar mengenal orang lain via i1.wp.com

Menghilangkan judgment, asumsi, prasangka, atau penilaian tentang seseorang berdasarkan dari apa yang terlihat (apalagi bagi mereka yang berpenampilan sedikit nyentrik) memang sulit untuk dihindari, karena masyarakat telah meresepkan pada kita “pakem-pakem” yang “harus” kita ikuti. Kita bisa mengecap orang “anak nyeleneh yang nggak bener”bahkan sebelum kita tahu kenapa dia memilih berpenampilan seperti itu.

Setiap manusia memiliki cerita dan karakternya masing-masing. Tidak ada seorangpun yang pantas untuk dihakimi secara sepihak. Yang ada adalah hak mereka untuk dihormati dan berkenalan denganmu. Bukankah begitu?

Mengenali orang tidaklah segampang membalik telapak tangan, kamu tetap memerlukan waktu dan kepercayaan untuk benar-benar mengenal orang lain. Bersabarlah dan jangan biarkan dirimu sendiri terkecoh dengan persepsi awal yang salah tentang orang lain. Orang yang kamu kira baik belum tentu sebaik perkiraanmu, dan orang yang kamu kira buruk juga belum tentu seburuk perkiraanmu.

Lain kali, bukankah tepat untuk menahan diri sebelum menghakimi?

Kalian tak bisa langsung tahu segalanya hanya dengan bertemu sekali saja via www.stylesaint.com

Dalam pergaulan sehari-hari, setiap orang sibuk dengan kegiatan hakim-menghakimi. Padahal belum tentu persepsi yang kita punya di kepala adalah gambaran yang sebenarnya tentang kepribadian mereka.

Setiap orang, termasuk dirimu, tidak akan mungkin langsung membuka diri kepada orang lain di pertemuan pertama. Kita akan cenderung menjaga image dihadapan orang lain dengan bersikap sopan dan lebih pendiam. Demikian juga orang lain.

Seumur hidup, berapa kali sih kamu pernah salah menerka sifat asli seseorang? Orang yang kamu kira galak dan sombong ternyata benar-benar baik dan akhirnya jadi teman dekatmu. Sebaliknya, orang yang kamu pikir ramah dan baik hati ternyata menusukmu dari belakang.

Jangankan orang asing yang baru pertama kali kamu temui: orang-orang terdekatmu, sahabat, pacar, atau mungkin orang tuamu bisa bertingkah atau berpikir seperti orang yang baru saja kamu kenal. Kamu tidak akan pernah ngerti kenapa sahabatmu banting setir menjadi pecinta K-Pop, heran melihat pacarmu yang jadi doyan banget makan ikan, atau bengong lihat kedua orang tuamu yang asik rebutan remote control TV. Yah, orang berubah. Setiap hari.

Padahal, mereka yang berpenampilan nyentrik belum tentu sesuai dengan asumsi-asumsi yang kamu buat itu. Berhenti terjebak dengan berbagai stereotip yang selama ini kamu kenal. Stereotip itu belum tentu benar dan bahkan bisa salah sama sekali. Setiap orang yang tergabung pada komunitas atau golongan tertentu pasti memiliki ciri khas, tapi masing-masing dari mereka jugalah pribadi yang terlalu kompleks untuk didefinisikan hanya dengan label komunitas atau golongan mereka itu.

Nah, oleh karena itu jangan buru-buru mengambil kesimpulan tentang orang lain dong! Bisa jadi dia yang terlihat pendiam sebenarnya anaknya ramai, atau mereka yang terlihat ramai sebenarnya adalah orang yang pendiam.

“Awalnya gue kira lo tuh orangnya galak. Haha.”

Walau kamu bisa merasakan aura positif atau negatif seseorang dari pandangan pertama, tetap saja pertemuan pertama itu terbatas, baik dalam waktu maupun topik yang kalian bahas. Akibatnya, hal-hal yang bisa kamu simpulkan dari pertemuan singkat itu pun terbatas hanya pada “kulit” semata. Ingat, manusia adalah makhluk yang unik dan kompleks, dengan beragam kebiasaan dan tingkah lakunya yang seringkali ajaib.